Cerita di Balik Bakti Sosial IDI

Bakti SosialBanjir di Samarinda sebenarnya tidak asing lagi warga Kota Samarinda, terutama yang menjadi langganan banjir daerah Jalan Remaja, Ruhui Rahayu dan sekitar bantaran Karang Mumus.

Akan tetapi rupanya Banjir Besar di bulan februari 2007 yang tak kunjung surut ini membuat telinga dr Edisyahputra Nasution dan dr Budi Ichwanto panas juga karena IDI koq ngga turun2 padahal sudah hari ke 3 pasca banjir.

Akhirnya dengan sinyal hijau dari Bp Ketua IDI, digelar rapat di Univ. Mulawarman pada tanggal 9 februari 2007.dan diputuskan 1 hari setelah rapat langsung Baksos di 4 tempat !!

Namanya bencana ternyata 1 hari persiapan dianggap sudah terlambat, tapi saya pikir “better late than never”.

Panitia dadakan akhirnya di bentuk dengan memberdayaan Pengurus IDI yang sebaran instansinya cukup merata sangat menguntungkan, sehingga dengan lobi dr Rini Retno Sukesi, akhirnya bisa keluar obat dari GFK untuk membantu kami, akan tetapi kami juga tidak mau pakai obat generik 100%, jadi dari kas IDI juga keluar untuk obat2 non generik dan obat yang tidak ada di GFK.

Diputuskan baksos digelar di 4 tempat :

  1. Ruhui Rahayu
  2. Belakang Temindung Permai di 2 lokasi
  3. Pakai Perahu keliling.

Bukan hal yang mudah mempersiapkan “one day service” baksos 4 tempat, karena persiapan tempat di lokasi, pemberitahuan warga dan kulonuwun ke Ka Dinas Kesehatan, Pak Camat, Lurah dan RT tetap kami jalani, belum lagi pemberitahuan ke teman sejawat dokter di RS yang ingin ikut berpartisipasi dan distribusi obat maupun personil nya.

Lokasi pertama di Ruhui Rahayu dengan dikomandani dr Tiori Karo-karo dan dr Rini Retno Sukesi dalam waktu 3 jam terobati sekitar 300 pasien, dengan kasus terbesar selain ISPA juga Penyakit Kulit.

Rasa penat terobati tatkala melihat dengan semangatnya di panas terik siang hari, dr syafardi Ibrahim SpOG, dr Rita Rosadi, dr Syarifah Rahimah dan temen2 mahasiswa kedokteran, ikut keliling perahu dan 100 pasien lebih mereka dapatkan di pinggir2 sungai.

Di Wilayah Sempaja ( Belakang Kelurahan Temindung Permai ) pengobatan pasien oleh dr Indra Tambun Sp A, dr Edisyahputra Nasution, dr Tri Hendro Nasution, dr hendra, dr Irwansyah Dani, dr Mulyono dan saya sedang lokasi terakhir yang tidak berjauhan di komandani dr Budi Ichwanto dkk, total baksos dadakan ini bisa membantu sekitar 800 warga yang memerlukan pertolongan pengobatan.

Melalui media ini tak lupa sebagai pengurus IDI mengucapkan trimakasih kepada berbagai pihak yang membantu kelancaran baksos IDI di awal Februari.

Rasa kebersamaan, berbagi dan semangat membantu saudara yang membutuhkan akhirnya bisa selesai baksos di 4 lokasi meskipun saya merasakan cukup penat dan migrain setelah itu tapi dengan semangat dari teman-teman sejawat sepertinya tidak kapok juga, karena setelah itu masih berlanjut dengan baksos banjir periode ke II yang di prakarsai oleh PPTI…mudah-mudahan masih ada baksos periode III, IV…..dst-dst.

(ani w)

2 Tanggapan ke “Cerita di Balik Bakti Sosial IDI”


  1. 1 Chandra November 1, 2007 pukul 10:48 pm

    Selamat, kayaknya perlu sering-sering baksos nih, nopember musim hujan lagi ….

  2. 2 ani November 3, 2007 pukul 2:36 pm

    Ntar dulu ah, soalnya namanya baksos bener bener sok…sial, enakan makan2 disenyiur ..dingin ngga pakai keringatan.


Tinggalkan Balasan




IDI SAMARINDA

PESELANCAR

FireFox

Powered by:

Wordpress Indonesia

Kami hadir ingin berbagi inforsi seputar dunia medis. Semoga bermanfaat.

Komentar Terakhir

comando di About
idisamarinda di IDI Samarinda Online
bendoljoyo di IDI Samarinda Online
bendoljoyo di IDI Samarinda Online
Panitia Konas PETRI … di About
Panitia HUT RS Dirga… di About
cickha di Agenda
cickha di Agenda
idisamarinda di About
Anonymous di Cerita di Balik Bakti Sosial…
bibomedia.com di About
idisamarinda di Sekilas Sosok Pengurus
Dr. Kace Keiluhu di Sekilas Sosok Pengurus
idisamarinda di IDI Samarinda Online
agus di IDI Samarinda Online